Minggu, 03 Juni 2012

Perlawanan minoritas mahasiswa hukum di udayana ; pendidikan mahal itu tidak halal



Kebijakan rektorat dalam menyikapi SK dikti untuk menaikan biaya kuliah hingga 100% hingga 300% di udayana, mendapatkan reaksi dari kalangan mahasiswa, hal ini membuat rektorat mengemandatkan ke pihak dekanat untuk mensosialisasikan ke masing- masing fakultas mengenaikan kenaikan biaya pendidikan yang terkesan komersialisasi ini. Di fakultas hukum misalnya untuk biaya pendidikan selama 7 semester mencapai 17,5 juta untuk angkatan 2012/2013.
Pertemuan dengan dekanat yang di hadiri beberapa mahasiswa fakultas hukum menghasilkan beberapa point
1.      Mengenai biaya kuliah tunggal yang akan diterapkan untuk tahun ajaran 2012/2013  di universitas udayanan sudah di atur dalam SK dikti
2.      SK dikti tersebut berisi 2 hal yaitu
a.       Mengenai pembuatan jurnal ilmiah untuk calon S1, S2 dan S3 berlaku mulai September tahun ini
b.      Mengenai biaya kuliah tunggal
3.      Penulisan di jurnal ilmiah adalah syarat wajib yang harus dipenuhi oleh mahasiswa guna bisa mengikuti ujian skripsi
4.      Mengenai biaya kuliah tunggal, untuk fakultas hukum akan dikenakan biaya 2,5juta per semester untuk mahasiswa baru 2012/2013
5.      Untuk mahasiswa lama, biaya kuliah masih tetap sesuai dengan apa yang di bayar sekarang ini
6.      Namun biaya kuliah yang sebesar 2.5 juta per semester masi belum pasti karena masih akan di bahas lagi di rapa senat universitas
7.      Uang sebesar 2,5 juta tersebut selama 7 semester sudah termasuk SPP, Biaya mencicil SPI, SOP, KKN, wisuda dan asuransi
Hal ini mendapatkan perlawanan dari minoritas mahasiswa yang ada di fakultas hukum, Perlawanan terhadap komersialisasi pendidikan yang dilakukan oleh beberapa kelompok mahasiswa, hanya menjadi angin belaka di telinga pejabat kampus. Hal ini dikarenakan mayoritas mahasiswa saat ini dikuasai oleh golongan masyarakat menengah ke-atas. Fakta obyektif tersebut mutlak adanya, mengingat hanya minoritas mahasiswa saja yang bergerak melawan komersialisasi pendidikan, kemudian banyak juga mahasiswa yang tidak peduli atau tidak mau tau mengenai hal di kampusnya dan Sebagian mahasiswa bahkan sudah putus asa dengan mahalnya biaya pendidikan di kampusnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar