Kamis, 07 Juni 2012

MEMPERINGATI DAN MEMPRIHATINKAN HARI LINGKUNGNAN HIDUP Se-Dunia


Press Released
Selasa tanggal 5 juni 2012


Denpasar – Memperingati hari lingkungan hidup yang jatuh pada tanggal 5 juni, segenap LSM lingkungan dan mahasiswa mendatangi kantor Gubenur Bali pada selasa 5 juni 2012 pada pukul 09.00 Wita, puluhan aktivis pecinta lingkungan ini berkumpul di lapangan Renon dan kemudian berjalan dengan membentangkan spanduk bertuliskan “ HENTIKAN EKSPLOITASI ALAM BALI, WUJUDKAN MORATORIUM PEMBANGUNAN AKOMODASI PARIWISATA”. sambil bernyanyi dan berorasi menuju Kantor Gubenur Bali.

Saat ini, Bali telah mengalami gejala-gejala krisis ekologi yang sangat serius seperti  abrasi pantai, global warming, kekeringan, persoalan sampah, limbah yang mencemari sungai dan pantai di sepanjang pesisir Bali. Krisis yang dianggap paling mendasar adalah krisis air,penelitian yang dilakukan oleh kementrian lingkungan Hidup pada tahun 1997, menyatakan Bali akan mengalami krisis air pada tahun 2015 sebanyak 27 milyar liter air, sementara badan lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bali menyatakan Bali akan mengalami krisis air bersih pada tahun 2020,’’ ujar masa aksi A. Haris, Sekjend Frontier-Bali

Lanjutnya, selain masalah air, akomodasi pariwisata di Bali mengalami kelebihan kapasitas sebanyak 9800 kamar dengan tingkat hunian 51% berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Departemen Kebudayaan dan pariwisata bekerjasama dengan universitas udayana, aktivis yang aktif dalam advokasi lingkungan ini juga menanyakan tentang surat edaran moratorium pembangunan yang dikeluarkan Pemprov Bali pada tahun 2011  yang tidak pernah dijalankan dengan konsisten dan tidak pernah ditindaklanjuti dengan serius,  bahkan Pemprov Bali justru yang melanggar edaran moratoriumnya sendiri seperti dengan memberikan rekomendasi terhadap pembangunan Bali Internasional Park yang juga melanggar PP No 11 tahun 2010 tentang penertiban dan pendayagunaan tanah terlantar yang dimana seharusnya tanah tersebut sebagai tanah terlantar dan dikembalikan kepasa Negara serta dimanfaatkan sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat dalam hal ini petani dompa” Tegas Haris dalam orasinya di depan kantor Gubenur.

Humas aksi Darmoko menyatakan “ aksi hari ini merupakan damai, guna memperingati hari lingkungan Hidup sedunia yang jatuh pada hari ini, Bali Sebagai sentralisasi daerah pariwisata, banyak  melakukan eksploitasi lingkungan yang tak bertanggung jawab atas nama pariwisata. Tidak hanya di sector hilir, di kawasan hulu yang menjadi pemasok air bersih di Bali tak luput dari incaran investor, hutan Dasong yang dikelola secara turun temurun   oleh rakyat kembali akan di bangun akomodasi pariwisata oleh PT Nusa Bali Abadi dengan luasan yang tidak tanggung-tanggung yakni seluas 102 hektar, WALHI Bali mencatat PT NBA pernah mendapatkan ijin pemanfaatan kurang lebih 23 ha di kawasan tersebut, apabila kawasan tersebut dibangun maka krisis air ditafsir melampaui prediksi yang sudah ada mengingat kawasan tersebut merupakan kawasan tangkapan air yang mensuplai pasokan air bersih ke seluruh wilayah bali, rencana pemanfaatan tersebut juga dinilai telah menodai nilai spiritual masyarakat Bali yang menjadikan kawasan hutan, danau dan gunung sebagai kawasan suci dan juga melanggar Perda No 16/2009 tentang rencana tata ruang dan rencana wilayah provinsi Bali.

Lebih lanjut aktifis lingkungan yang menjabat sebagai Deputi Eksternal Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI-Bali) ini, melihat berbagai persoalan ekologi yang terjadi di bali, Pemprov Bali harus melaksanakan moratotium pembangunan pariwisata dengan segera membentuk masterplan pembangunan Bali secara komprehensif (mulai hulu ke hilir) guna mereduksi praktek pembangunan yang cenderung ekploitatif yang tidak memperhatikan aspek lingkungan hidup serta memberikan ruang dan kesempatan kepada masyarakat untyuk berpartisipasi secara penuh dalam pengelolaan lingkungan agar terciptannya pariwisata yang bertanggungjawab dan berkelanjutan” ujarnya.

Dibawah teriknya sinar mentari, aksi kali ini juga diramaikan dengan penampilan JRX – Supermen Is Dead dengan Lagu “Jadilah Legenda” aksi ini berlansung hingga pukul 11.00 wita dan masa aksi pun membubarkan diri dengan rapi dan tertib.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar